Penatalaksanaan Exercise Therapy dan Massage Pada Kasus Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi Dalam Mengurangi Spastisitas dan Meningkatkan Kemampuan Fungsional
pdf (English)

Kata Kunci

Cerebral palsy spastic quadriplegi
Exercise therapy
Massage

Abstrak

Latar Belakang: Kehamilan merupakan 1000 hari pertama kehidupan atau sering disebut dengan periode emas. Oleh karena itu, pada masa kehamilan harus diperhatikan dengan benar agar tidak timbul permasalahan yang serius, yaitu anak lahir dengan berkebutuhan khusus. Salah satunya Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi. Ini merupakan suatu gangguan pada masa perkembangan otak yang mengakibatkan gangguan motorik. Gangguan yang terjadi berupa kemampuan fungsional, motorik dan tonus otot sehingga diberikan modalitas exercise therapy dan massage untuk meningkatkan kemampuan fungsional, stimulasi motorik, memberikan efek releksasi dan meningkatkan sirkulasi darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada kasus Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi dengan modalitas Exercise therapy dan massage. Metode: penelitian menggunakan metode studi kasus tentang penatalaksanaan fisioterapi pada kasus Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi dengan modalitas exercise therapy dan massage yang dilaksanakan pada tanggal 6 Desember s/d 29 Desember 2022 di YPAC Surakarta sebanyak 7 kali dalam 1 bulan. Hasil: Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus cerebral palsy spastic quadriplegi dengan modalitas exercise therapy dan massage diperoleh adanya peningkatan kemampuan fungsional untuk mempertahankan posisi duduk. Kesimpulan: penatalaksanaan fisioterapi dengan modalitas Exercise therapy dan Massage yang dilakukan sebanyak 7 kali terapi didapatkan adanya peningkatan fungsional untuk mempertahankan posisi duduk dan memberikan efek relaksasi pada pasien. Saran yang dapat diberikan kepada orang tua pasien berupa edukasi untuk memberikan stimulasi motorik dan fungsional yang dapat dilakukan dirumah sesuai dengan anjuran fisioterapi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

pdf (English)

Referensi

Berker, Nadire & Yalcin, Selim., (2005). The Help Guaide toCP. Cetakan: 2005. Penerbit Buku Avruoa Medical Bookshop Co. Ltd.&Global-HELP Organization.

Chahyanto. (2018). Aspek gizi dan makna simbolis tabu makanan ibu hamil di Indonesia. Jurnal Ekologi Kesehatan, 17(1), 52-63.

Fosdahl, M. A., Jahnsen, R., Kvalheim, K., & Holm, I. (2019). Stretching &progressive resistance exc.in children with CP :a randomized controlled trial.

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kurniawan, D. G., & Rahman, I. (2021). PenatalaksanaanFisioterapi Pada Kasus CPSQ Menggunakan NDTDi RSUD Cikalong WetanKab.Bandung Barat.

Lescher, P.J.(2017). Patologi Untuk Fisioterapi. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.

Selekta, M. C. (2018). CP SpastikQuadriplegi Pada Anak Usia 5 Tahun. Jurnal Majority, 7(3), 186-190.

Topcu, Z. Guchan., & TomaƧ, H. (2020). The Effectiveness of Massage for Children With CP: A Systematic Review.

Werner, David., 2009. DisabledVillage Children A guide forcommunity health workers rehabilitation workers, and families. Cetakan: 2007- 2015. Penerbit Buku The Hesperian Foundation.

Wiart, L., Darrah, J., & Kembhavi, G.(2008). Stretching with children with cp: what do we know and where are we going?. Pediatric physicaltherapy, 20(2), 173-178.