Abstract
Latar belakang: Sindrom Bi adalah kondisi yang ditandai dengan berat, nyeri, mati rasa pada tungkai, tulang, tendon, otot dan sendi serta gangguan fleksi, ekstensi dengan kekakuan, pembengkakan dan deformasi sendi. World Health Organization melaporkan bahwa 20%, penduduk dunia terserang penyakit nyeri sendi. Salah satu obat tradisional yang dapat digunakan untuk pengobatan nyeri sendi adalah param kocok. Param kocok digunakan sebagai sediaan topikal sangat sesuai untuk masalah persendian. Tujuan: mengetahui pengaruh penggunaan terapi herbal menggunakan param kocok terhadap perubahan nyeri sendi pada pasien di Klinik Patria Chinese Medical Center. Terapi ini dikaji berdasarkan skala nyeri yang diukur sebelum dan setelah intervensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 15 pasien dengan sindrom bi dengan usia 40-60 tahun diminta menilai nyeri menggunakan skala numerik 0-10 sebelum dan setelah terapi Param Kocok. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi Param Kocok dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan sindrom bi, serta menilai stabilitas dan keamanan sediaan tersebut. Hasil: terapi Param Kocok efektif dalam mengurangi nyeri sendi dengan nilai signifikansi p = 0,001 pada uji Wilcoxon. Formula 4 (F4) dari sediaan Param Kocok menunjukkan stabilitas organoleptis yang baik selama 4-8 minggu, tanpa perubahan signifikan dalam warna, bau, tekstur, serta tidak menyebabkan iritasi kulit. Berdasarkan uji hedonik, Formula 4 mendapatkan nilai rata-rata tertinggi 3,84 menunjukkan preferensi pasien terhadap formula ini. Kesimpulan: Sediaan Param Kocok dianggap aman dan efektif dalam mengelola nyeri sendi dengan potensi sebagai alternatif terapi herbal. Ini mendukung penggunaan Param Kocok sebagai terapi yang aman, efektif, dan disukai oleh pasien untuk sindrom bi.
References
Abubakar Sidik Katili, Zainuddin. (2015). Inventarisasi tumbuhan obat dan kearifan lokal masyarakat Etnis Bune dalam memanfaatkan tumbuhan obat di Pinogu, Kabupaten Bonebolango, Provinsi Gorontalo. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon Volume 1, Nomor 1, Maret 2015 ISSN: 2407-8050 Halaman: 78-84
Betti, Ellia, 2018. Pengaruh Formulasi Sediaan Herbal Param Kocok dari Kencur, Kunir Putih dan Daun Pacar Air terhadap Skala Nyeri Sendi pada Lansia. Journal of Nursing Care & Biomolecular. 3(2): 84-87.
Jadmiko, Kandi. 2015. Manfaat Labeling Obat Luar Parem Kocok bagi Konsumen Lansia Anggota Worokawuri Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan “Samodra Ilmu” Vol. 06 , No. 02.
Linda, Susi A. & Yusi. 2017. Pembuatan Sediaan Parem Dari Kencur (Kaemferia Galanga l), Beras (Oriza Sativa) dan Serai (Cymbopogon Citratus) sebagai Penyembuhan Luka Memar, Bengkak dan Keseleo. Journal of Holistic and Health Sciences. Vol. 1, No. 1.
Suwarni, S., & Astriana, S. (2022). Peningkatan Kesehatan Sendi Dengan Edukasi, Pemeriksaan Derajat Nyeri, Pelatihan Kompres Dan Senam Sehat Pada Kelompok Ibu-Ibu Pkk. Media Karya Kesehatan, 5(2), 233–243.
